Home » » UJI Ingenhousz dan Uji Sach pada Percobaan Fotosintesis

UJI Ingenhousz dan Uji Sach pada Percobaan Fotosintesis

UJI Ingenhousz dan Uji Sach Percobaan Fotosintesis
A. Percobaan Sachs

Pada tahun 1860, Sach membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum. Dalam percobaannya tersebut ia mengguanakan daun segar yang sebagian dibungkus dengan kertas timah kemudian daun tersebut direbus, dimasukkan kedalam alkohol dan ditetesi dengan iodium. Ia menyimpulkan bahwa warna biru kehitaman pada daun yang tidak ditutupi kertas timah menandakan adanya amilum (Malcome, 1990). (baca juga fotosintesis dan sejarah penemuannya)

Pada uji Sachs ini bertujuan melakukan uji apakah tanpa cahaya daun tidak berfotosintesis. Percobaan ini berdasar pada ciri hidup yang hanya dimiliki oleh tumbuhan hijau yaitu kemampuan dalam menggunakan karbon dioksida dari udara untuk diubah menjadi bahan organik serta direspirasikan /dessimilasi bahan organik dalam tubuhnya sehingga zat organik itu bisa digunakan untuk aktivitas makhluk hidup (Malcome, 1990).


B. Percobaan Ingenhousz


Orang yang pertama kali menemukan fotosintesis adalah Jan Ingenhousz. Fotosintesis merupakan suatu proses yang penting bagi organisme di bumi, dengan fotosintesis ini tumbuhan menyediakan bagi organisme lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Jan Ingenhosz melakukan percobaan dengan memasukkan tumbuhan Hydrilla verticillata ke dalam bejana yang berisi air. Bejana gelas itu ditutup dengan corong terbalik dan diatasnya diberi tabung reaksi yang diisi air hingga penuh, kemudian bejana itu diletakkan di terik matahari. Tak lama kemudian muncul gelembung udara dari tumbuhan air itu yang menandakan adanya oksigen (Kimball, 1993).

C. Cara Kerja

1. Percobaan Sachs
  1. Menutup sebagian dari permukaan daun mangga dengan menggunakan kertas timah (aluminium foil) dan menjepit rapat daun tersebut dengan menggunakan paper clip. Melakukan proses ini saat permukaan daun belum terkena sinar matahari (sebaiknya dilakukan sebelum jam 06.00 )
  2. Memetik daun percobaan tersebut dan memasukkan atau mencelupkan ke dalam air mendidih selama 15- 30 menit hingga daun tersebut menjadi layu
  3. Mengangkat daun tersebut menggunakan penjepit dan mencelupkannya kedalam alcohol mendidih selama 3 menit
  4. Mengangkat daun tersebut dan mencelupkannya kembali kedalam larutan JKJ selama 5 menit, selanjutnya mengangkat kembali daun tersebut dan membilasnya dengan menggunakan air yang mengalir agar sisa larutan JKJ hilang
  5. Mengamati perubahan warna pada daun 

  • Memasukkan daun ke dalam air mendidih selama 15-30 menit
  • Memasukkan daun ke dalam larutan alcohol selama 3 menit
  • Memasukkan daun ke dalam indicator JKJ selama 5 menit

2. Percobaan Ingenhousz
  1. Mengisi gelas piala dengan air kemudian memasukkan Hydrilla verticillata ke dalamnya
  2. Memasukkan corong terbalik ke dalam gelas piala sedemikian rupa sehingga Hydrilla verticillata semuanya berada di bawah corong
  3. Menutup pangkal corong tersebut dengan tabung reaksi terbalik yang berisi sejumlah air
  4. Menempatkan percobaan ini dibawah matahari dan mengamati gelembung- gelembung udara yang terbentuk di dasar tabung reaksi setiap 5 menit sekali

0 komentar:

Post a Comment