Home » , » Karakteristik Air limbah

Karakteristik Air limbah

Kesehatan lingkungan berhubungan erat dengan limbah, baik itu yang dihasilkan oleh industri maupun rumah tangga. Limbah merupakan hasil sisa aktivitas manusia yang memang menjadi masalah apalagi jika tak dapat diolah kembali.

Karakteristik Air limbahMeningkatnya aktivitas manusia volume limbah rumah tangga menyebabkan semakin besarnya volume limbah rumah tangga meningkat 5 juta m3/ tahun. Dengan peningkatan kandungan rata – rata 50%.

Limbah cair adalah air yang membawa bahan padat terlarut atau tersuspensi dari tempat tinggal, kebun, bangunan perdangangan, dan industry (Environmental Protection Agency).

Karakteristik Air limbah secara Fisika

Karakteristik fisika penting dalam limbah cair terdiri dari padatan total, materi terapung, materi terendap mengendap, material koloidal dan material dalam larutan. Karakteristik penting lainnya termasuk penyebaran ukuran partikel, kekeruhan, warna, bau, daya hantar (transmittance) suhu, konduktifitas, densitas, specific gravity, specific weight. Bau kadang – kadang dipertimbangkan sebagai factor fisik.

Karakteristik Air limbah secara Kimiawi

Secara kimiawi buangan limbah cair penting untuk dianalisis, karena adanya zat – zat atau unsure – unsur yang terkandung didalamnya. Zat-zat yang dimaksud adalah, senyawa organic, senyawa anorganik, dan gas – gas yang dihasilkan dan terkandung dalam limbah cair.

Karakteristik Air limbah secara Bakteriologis

Karakteristik bakteriologis umumnya didominasi buangan dari aktifitas manusia berupa feses dan urine. Dimana didalam kedua buangan tersebut terkandung dalam buangan limbah cair rumah tangga. Dalam buangan limbah cair umunya di kenal tiga kelompok organisme penting yaitu protista, kelompok tumbuh – tumbuhan dan kelompok hewan.

Bakteri, mempunyai arti yang sangat penting dalam proses penanganan limbah cair, yiatu adanya bakteri yang berguna sebagai pengurai zat – zat organik yang terkandung dalam limbah cair. Sedangkan algae juga mempunyai peran dalam menghasilkan oksigen dari fotositesis, serta dapat membantu penguraian nitrogen yang terdapat dalam limbah cair. Namun algae mempunyai sisi negative yaitu dapat menyebabkan terjadinya eutrofikasi bila dalam limbah cair tersebut terkandung nitrogen yang berlebihan.
Protozoa, ada yang menyebabkan penyakit dan ada juga yang dapat membantu dalam pengolahan limbah cair secara biologis, karena protozoa akan memakan bakteri dan organism lain yang lebih kecil. (Purwanto, 2006)
Semoga sedikit artikel ini bisa bermanfaat bagi pembaca blog sains, diharapkan bahwa sedikit dari postingan ini tidak hanya sebatas teori tapi setidaknya dapat diaplikasin walau itu dalam kehidupan pribadi anda sendiri.


Terimakasi atas kunjungan di Blog Sains

1 komentar:

  1. artikel nya sangat membantu, kebutulan kami juga membahas mengenai pengolahan air limbah atau Ipal Rumah Sakit, dan kami merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konsultan ipal, hubungi kami disini

    ReplyDelete