Home » » Sejarah Penemuan Lampu....

Sejarah Penemuan Lampu....

Sejarah Penemuan Lampu
Sahabat blog sains, Alhamdulillah semoga anda sekalian tetap diberikan kesehatan. Kali ini admin ingin bercerita mengenai sejarah penemuan bohlam lampu. Hal ini penting kita bahas agar kita bisa faham awal sejawah penemuan bohlam lampu yang tidak begitu mudah. Jika anda membahasa bohlam lampu, tentu tak dapat dipisahkan dari nama  Thomas Alfa Edison. Namun tahukah anda sahabat blog sains, bahwa sebelum Thomas Alfa Edison menemukan bohlam lampu, ternyata  jauh sebelumnya penemu asal italia yang bernama Alessandro Volta telah membuat metode pembangkit listrik pertama. Namun penelitian ini disanggah, karena sejatinya teknologi mesin pembangkit listrik pertama di populerkan oleh ilmuan muslim bersaudara yakni Banu Musa.

Alessandro volta pada tahun 1800  memamerkan penemuannya di Royal Society London, dan kemudian tak lama setelah itu seorang penemu Inggris bernama Humphrey Davy membuat lampu listrik pertama di dunia dengan menghubungkan tumpukan volta menggunkan elektroda arang. 1802 penemuan Davy dikenal sebagai lampu busur listrik, dinamai busur cahaya karena sinar yang dipancarkan antara dua batang karbon berbentuk mirip busur. Namun lampu busur ini tidak praktis serta cepat terbakar dan terlalu cerah digunakan dirumah. Walaupun demikian, lampu busur ini menjadi standar pembuatan lampu dikala itu.
Tiga dekade  kemudian atau tepatnya tahun 1840 seorang ilmuan Inggris menggunakan filament platinum yang melingkar pada tembaga, sehingga menjadikan penelitian Warren de la Rue sangat efisien. Namun lampu ini gagal secara komersial karena harga platinum yang mahal menjadikan lampu ini tentunya juga sangat mahal.
Dan pada tahun 1848, English William Staite meningkatkan umur panjang “lampu busur” konvensional dengan mengembangkan mekanisme jarum jam yang bisa mengontrol kecepatan cahaya mengikis karbon. Tapi biaya listrik untuk menyalakan lampu ini tergolong mahal.
Joseph Swan.
Pada tahun 1850, kimiawan Inggris Joseph Swan memecahkan masalah efektivitas biaya pada penemu-penemu sebelumnya. Dengan mengembangkan bola lampu yang menggunkan filamen kertas karbonisasi di tempat yang terbuat dari platinum. Seperti penafsiran awal bola lampu, filamen Swan ditempatkan dalam tabung vakum untuk meminimalkan filamen terpapar oksigen hingga memperpanjang umur filamen. Sayangnya, untuk membuat tabung vacum dikala itu masih sangat mahal.
Sementara Swan menunggu untuk pengembangan pompa vakum berkualitas, seorang penemu Amerika, Charles Francis Brush, sedang sibuk mengembangkan sistem penerangan listrik yang pada akhirnya akan diadopsi di seluruh Amerika Serikat dan Eropa selama tahun 1880-an. Meskipun tidak benar-benar bola lampu, sistem pencahayaan Brush yang dapat digunakan dimanapun cahaya terang yang diperlukan – misalnya di jalan dan di dalam bangunan komersial. Untuk daya sistem nya, Brush menggunkan dinamo – atau generator listrik – mirip dengan yang digunakan oleh Thomas Edison di masa depan.
Pada tahun 1874, penemu Kanada Henry Woodward dan Matius Evans mengajukan paten untuk lampu listrik dengan batang karbon berukuran berbeda,dipasang diantara elektroda dalam silinder gelas yang diisi nitrogen. Pasangan ini mencoba, namun gagal, demi mewujudkan penemuannya akhirnya dijual paten mereka kepada Edison pada tahun 1879.
Bola Lampu Praktis Pertama
Edison dan tim peneliti di laboratorium Edison di Menlo Park, NJ, menguji lebih dari 3.000 desain untuk lampu yang ada diantara tahun 1878 dan 1880. Pada November 1879, Edison mengajukan paten untuk lampu listrik dengan filamen karbon. Paten terdaftar beberapa bahan yang dapat digunakan untuk filamen, termasuk kapas, linen dan kayu. Edison menghabiskan bertahun-tahun guna menemukan filamen yang sempurna untuk bohlam barunya, pengujian lebih dari 6.000 tanaman untuk menentukan materi yang paling lama terbakar habis.
Beberapa bulan setelah paten diberikan, Edison dan timnya menemukan bahwa filamen bambu arang bisa membakar lebih dari 1.200 jam. Bambu digunakan untuk filamen pada bola lampu Edison, antara tahun 1880 hingga awal 1900, lalu diganti dengan filamen lain yang lebih tahan lama.
Pada tahun 1882, Lewis Howard Latimer, salah satu peneliti Edison, mematenkan cara yang lebih efisien membuat filamen karbon. Dan pada tahun 1903, Willis R. Whitney menemukan cara agar filamen ini memungkinkan mereka untuk membakar terang tanpa gosong didalam bola kaca.
Filamen Tungsten
William David Coolidge, seorang fisikawan Amerika dengan General Electric, meningkatkan metode perusahaan manufaktur filamen tungsten pada tahun 1910. Tungsten , yang memiliki titik leleh tertinggi dari setiap unsur kimia, akan menjadi bahan yang sangat baik untuk filamen bola lampu, tapi mesin yang dibutuhkan untuk memproduksi kawat tungsten super halus tidak tersedia di akhir abad kesembilan belas. Tungsten masih bahan utama yang digunakan dalam filamen lampu pijar hingga saat ini.
Keberhasilan bola lampu Edison diikuti oleh berdirinya Edison Electric Illuminating Company of New York pada tahun 1880. Perusahaan ini dimulai dengan kontribusi keuangan dari JP Morgan dan investor kaya lainnya pada waktu itu. Perusahaan ini membangun stasiun pembangkit listrik pertama, yang akan memberi daya pada sistem kelistrikan dan lampu yang baru dipatenkan. Stasiun pembangkit lisrik pertama dibuka pada September 1882 di Pearl Street di Manhattan.
Perubahan Teknologi
Saat ini, orang bisa memilih berbagai jenis bohlam, termasuk neon kompak (CFL) lampu dengan memanaskan gas dan menghasilkan cahaya ultraviolet dan lampu LED menggunakan solid-state light-emitting diode.


Sumber : blog.jilbab-muslimah.com

3 komentar:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. I think is a genius for those who find the light switch , and thanks for the invention which until now used and very useful for us all
    domino qiu qiu

    ReplyDelete
  3. gw jadi tahu sejara lampu! terima kasih ya sudah berbagi!

    nih gw bagikan juga promo shopee yang spesial dan menarik!

    Belanja pake angpao lebaran (up to 70% off)

    https://shopee.co.id/pc_event/?smtt=1.2998&url=https%3A%2F%2Fshopee.co.id%2Fweb%2Fevents3%2Fcode%2F935071874%2F%3Fsmtt%3D1.2998

    ReplyDelete