Home » , , » PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT PISANG KEPOK SEBAGAI PENJERNIH MINYAK BEKAS

PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT PISANG KEPOK SEBAGAI PENJERNIH MINYAK BEKAS


 PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT PISANG KEPOK (MUSA NORMALIS) SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN ANGKA PEROKSIDA DAN ASAM LEMAK BEBAS MINYAK GORENG BEKAS

 PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT PISANG KEPOK  SEBAGAI PENJERNIH MINYAK BEKAS
Sahabat BLOG SAINS || mengenai sains tidak pernah ada habisnya, apapun disekitar anda akan selalu bisa dimanfaatkan selama sahabat blog atom tetap berpikiran kreatif. Kulit pisang misalnya, ternyata barang yang dibuang atau tidak dimanfaatkan ini memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai penjernih minyak goreng bekas.

Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh jurnal of nature Sciense  vol (3) :18-30 maret 2014 bahwa Neni Sri Wahyuni Nasir, Nurhaeini dan Musfira yang sama-sama berasal dari Universitas Tadulako berhasil menemukan manffat kulit pisang terutama kulit pisang kapok (Musa Normalis) yang kemudian dijadikan arang aktif yang tentunya akan berfungsi sebagai absorben untuk menurunkan angka peroksida dan asam lemak bebas pada minyak bekas (minyak jelantah).

Dengan menggunakan kulit pisang kepok sebagai bahan utama, dan bahan kimia pendukung serta sebagai penguji  seperti NaOH (0,125; 0,25; 0,5; 1,0 ; 2,0)N, NaOH 0,1 N, akuades, indikator pp, natrium tiosulfat (Na2S2O3) 0,01 N, larutan pati 1%, KI jenuh, asetat- kloroform, etanol 95%, dan aluminium foil. Kulit pisang kepok ini dijadikan sebagai arang adapun prosedurnya sebagai berikut :

Penelitian ini diawali dengan pembuatan arang aktif sebagai adsorben untuk menurunkan angka peroksida dan asam lemak bebas minyak goreng bekas.

Kulit pisang lalu dikarbonisasi sampai menjadi arang menggunakan tanur.Selama proses berlangsung, tanur dijaga dalam keadaan sistem tertutup agar tidak ada oksigen yang masuk sehingga mencegah terjadinya pengabuan. Pada proses karbonisasi, diharapkan terjadi proses pemecahan bahan-bahan organik menjadi unsur karbon dan pengeluaran unsur non karbon.

 PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT PISANG KEPOK  SEBAGAI PENJERNIH MINYAK BEKASArang kulit pisang kemudian ditumbuk dan diblender terlebih dahulu, dan diayak menggunakan ayakan 100 mesh. Serbuk arang kulit pisang yang digunakan adalah yang lolos ayakan 100 mesh. Proses pengayakan bertujuan untuk memperoleh ukuran partikel arang yang seragam sehingga semua arang kulit pisang dapat teraktivasi dan dapat diketahui daya adsorptivitasnya pada proses adsorpsi antara adsorben dan adsorbat dengan ukuran partikel mesh yang telah ditentukan.

Proses karbonisasi dilanjutkan dengan proses aktivasi yang bertujuan untuk memperbesar pori sehingga arang mengalami perubahan baik fisik maupun kimia, yaitu luas permukaannya bertambah besar dan berpengaruh terhadap daya adsorpsinya.
Pada proses aktivasi, serbuk arang kulit pisang direndam dengan larutan NaOH dan dikocok selama 2 jam. NaOH yang ditambahkan akan meresap ke dalam arang dan melarutkan permukaan arang yang mula-mula tertutup oleh komponen pengganggu atau zat pengotor sehingga luas permukaan yang aktif bertambah besar (Ketaren, 2008).
Zat aktivator NaOH yang digunakan ada lima variasi konsentrasi yang berbeda yaitu 0,125, 0,25, 0,5, 1 dan 2 N. Tujuan dari perlakuan variasi konsentrasi ini untuk mengetahui hubungan antara pengaruh karakteristik arang aktif yang dihasilkan terhadap konsentrasi zat aktivator NaOH.

Arang kulit pisang yang sudah direndam dengan NaOH selama 2 jam kemudian disaring dengan kertas saring dan dicuci dengan air panas, yang berguna untuk menghilangkan zat-zat pengotor yang ada pada serbuk arang kulit pisang selama perendaman. Gumpalan serbuk arang aktif kulit pisang yang diperoleh, dikeringkan berulang kali dalam oven pada suhu 105°C bertujuan untuk mengurangi kandungan air dalam arang aktif kulit pisang.


 Hasil analisis ragam menunjukkan rasio terbaik bagi adsorben kulit pisang untuk menurunkan angka peroksida dan asam lemak bebas minyak goreng bekas pada 10 % dan konsentrasi NaOH 1 N. Hal ini merupakan indikator arang aktif kulit pisang sebagai adsorben untuk meningkatkan kualitas minyak goreng bekas.

0 komentar:

Post a Comment