Home » , » 9 zat paling ekstrim

9 zat paling ekstrim




Sahabat blog atom, kali ini kita akan membahas zat-zat apa saja yang paling ekstrim yang pernah ditemukan atau yang dikembangkan oleh para ilmuan. Berikut ini 9 zat paling ekstrim.
1.     Zat paling keras
Jika anda mengatakan bahwa batu paling keras ternyata tak demikian. Intan adalah merupakan zat paling padat dan paling keras yang pernah ditemukan, karena kerasnya zat ini, intan sering digunakan sebagai alat pemotong logam yang tergolong keras. Dan pada tahun 2005 tepatnya di Jerman  ternyata dikembangkan  zat nanorod diamond yang merupakan zat gabungan tidak alami yang dianggap paling keras.


2.     Zat paling gelap
Nanotube karbon, sebuah materi yang yang mampu menyerap 99.9% cahaya yang menyentuhnya. Permukaan mikroskpopisnya yang kasar dan tidak merata menyebabkannya memecah cahaya sekaligus menjadikannya sebagai zat miskin reflector (pemantul). atas karakteristiknya yang sedemikian itu, para ilmuanpun tertarik untuk mengaplikasikannya sebagai sarana perbaikan alat-alat optik sebagai teleskop dan bahkan digunakan untuk membuat kolektor tenaga surya yang efisien.

Nanotube termasuk salah satu anggota struktural fullerene. Nama nanotube berasal dari bentuk mereka yang panjang dan berlubang dengan dinding yang dibentuk oleh lembaran satu atom tebal karbon,disebut graphene. Lembaran karbon ini digulung pada diskrit dan sudut tertentu. Nanotube dikategorikan sebagai nanotube berdinding tunggal atau SWNTsdan nanotube berdinding multi (MWNTs). Nanotube individu secara alami akan menyesuaikan diri membentuk tali yang dipertahankan oleh gaya van der Waals. Lebih spesifiknya berupa susunan-pi.


Nanotube karbon

3.     Zat paling asam
Jika selama ini ada yang beranggapan bahwa asam sulfat atau H2SO4 adalah zat yang paling asam. Namun saat ini telah ditemukan zat yang bernama fluoroantiomic. Tingkat keasaman dari asam fluoroantionic 2 pangkat 1019 kali dari asam sulfat. Bayangkan jika zat ini mengenai air mengeingat bahwa asam sulfat saja bisa menyebabkan reaksi panas atau sampai meledak bagaimana dengan zat yang satu ini

4.     Zat paling radioaktif
Polonium-210 merupakan zat yang dianggap paling radioaktif. Sebelumnya zat ini ditemukan oleh pasangan ilmuan suami istri Marie Curie dan Piere Curie yang diekstrak dari limbah uranium.

5.     Zat paling panas
Pernahkah kulit anda terbakar?? Atau seberapa seringkah anda main api?? Tentunya panas kan. Namun api yang sering kita gunakan bukanlah zat terpanas. Para ilmua telah menemukan sebuah zat yang bernama quark-gluon   panas zat yang terbuat dari atom emas ini mencapai 4 triliun derajat celcius atau 250.000 kali lebih panas dari bagian dalam matahari.

6.     Zat paling beracun
Botox menggunakan toksin botulinum yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum, dan sangat mematikan. Dengan jumlah yang sama dengan sebutir garam cukup untuk membunuh manusia seberat 200 lb. Pada kenyataannya, mereka bahkan menyatakan bahwa hanya memerlukan 4kg Botox, untuk membunuh setiap orang terakhir di bumi.


7.     Zat paling explosive

Sahabat atom mungkin sering mendengar TNT atau trinitro toluene yang merupakan bahan peledak yang dikembangkan oleh Alfred Nobel dan saudaranya, nah ternyata bukan TNT zat yang paling mudah terbakar, tapi HMX dan Heptanitrocubance. Saat ini HMX digunakan sebagai bahan bakar pada roket, detonator, bahkan bahan senjata nuklir.



8.     Zat paling bermagnet
Pada tahun 2010 para ilmuan mengembangkan suatu zat yang bersifat magnetis yang dibuat dari campuran besi dan nitrogen dan kemudian zat ini diberi nama “magneto”.

9.     Zat paling cair
Sahabat blog atom mungkin sering menganggap bahwa ir adalah zat paling cair, namun hal tersebut keliru. Helium 2 (He2) adalah merupakan zat paling cair (superfluida), yang bahkan mampu mengalir melawar gravitasi bumi, dan mampu menembus bahan yang dinyatakan padat. Helium 2 sendiri merupakan zat yang didinginkan dari zat helium pada suhu 271oC.

Demikianlah 9 zat palingh ekstrim yang pernah ditemukan semoga informasi ini bermanfaat bagi sahabat Atom

0 komentar:

Post a Comment