Home » , » Fluoresensi dan Kemiluminesensi

Fluoresensi dan Kemiluminesensi

Suatu senyawa yang menyerap cahaya yang berada dalam rentang panjang gelombang cahaya tampak akan terlihat berwarna. Bila senyawa yang sama memancarkan cahaya pada suatu panjang gelombang yang berlainan, senyawa itu akan tampak berwarna dua, atau berflueresensi. Suatu contoh senyawa fluoresein, yang pernah digunakan untuk menandai pesawat terbang yang jatuh dilaut, dalam larutan air dan dengan adanya cahaya, fluoresein kelihatan merah dengan  fluoresensi  kuning hijau yang kuat. (Fessenden N  Fessenden, 2004)

di wikipedia, disebutkan bahwa Fluoresensi adalah terpancarnya sinar oleh suatu zat yang telah menyerap sinar atau radiasi elektromagnet lain. Fluoresensi adalah bentuk dari luminesensi. Dalam beberapa hal, sinar yang dipancarkan memiliki gelombang lebih panjang dan energi lebih rendah daripada radiasi yang diserap. Meski begitu, ketika radiasi elektromagnet yang diserap begitu banyak, bisa saja satu elektron menyerap dua fotonpenyerapan dua foton ini dapat mendorong pemancaran radiasi dengan gelombang yang lebih pendek daripada radiasi yang diserap. Radiasi yang dipancarkan juga bisa memiliki panjang gelombang yang sama seperti radiasi yang diserap, istilahnya "fluoresensi resonan"



Kemiluminensi adalah suatu gejala dalam mana (1) suatu reaksi kimia menghasilkan produk-produk yang mengandung molekul tereksitasi dan (2) kembalinya produk-produk tereksitasi ini ke keadaan dasar, diikuti dengan pancaran cahaya. Suatu contoh yang dikenal adlah cahaya kunang-kunag .yang disebabkan oleh oksidasi enzimatik lusiferin kunang-kunang.


lusiferin kunang-kunang
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Fluoresens
Fessenden N Fessenden, 2004. Kimia Organik. Erlangga : Jakarta

0 komentar:

Post a Comment