Home » » Mangan (mineral makro)

Mangan (mineral makro)



Mangan Pertama kali dikenali oleh Scheele, Bergman dan ahli lainnya sebagai unsur dan diisolasi oleh Gahn pada tahun 1774, dengan  mereduksi mangan dioksida dengan karbon.
Mangan berwarna putih keabu-abuan, dengan sifat yang keras tapi rapuh. Mangan sangat reaktif secara kimiawi, dan terurai dengan air dingin perlahan-lahan. Mangan digunakan untuk membentuk banyak alloy yang penting. Dalam baja, mangan meningkatkan kualitas tempaan baik dari segi kekuatan, kekerasan,dan  kemampuan pengerasan.
Dengan aluminum dan bismut, khususnya dengan sejumlah kecil tembaga, membentuk alloy yang bersifat ferromagnetik.
Logam mangan bersifat ferromagnetik setelah diberi perlakuan. Logam murninya terdapat sebagai bentuk allotropik dengan empat jenis. Salah satunya,  jenis alfa, stabil pada suhu luar biasa tinggi; sedangkan mangan jenis  gamma, yang berubah menjadi alfa pada suhu tinggi, dikatakan fleksibel, mudah dipotong dan ditempa.


A.           Sumber makanan yang mengandung mangan
            Sumber-sumber mangan dalam makanan antara lain gandum, buah-buahan seperti nanas,  kacang-kacangan, padi-padian, bayam, kentang,sayuran berdaun hijau dan air minum. (Felicia Cosman,MD. 2009)

B.            Peranan mangan dalam tubuh dan  kesehatan
Mangan adalah salah satu komponen dari beberapa enzim dan penting untuk struktur tulang yang normal.
Mekanisme absorpsi mangan hingga sekarang belum diketahui dengan pasti. Seperti halnya dengan mineral mikro lainnya, faktor makanan mempengaruhi absorpsi mangan. Besi dan kalsium menghambat absorpsi mangan. Mangan diangkut oleh protein transmanganin dalam plasma. Setelah diabsorpsi, mangan dalam waktu singkat terlihat dalam empedu dan dikeluarkan melalui feses. Taraf mangan dalam jaringan diatur oleh oleh sekresi selektif melalui empedu. (Hasanah.2009)
Dalam tubuh Mangan berperan sebagai kofaktor berbagai enzim yang membantubermacam-macam proses metabolisme. sebagai zat penghantar dalam proses metabolisme karbohidrat dan lemak. Juga, berperan dalam pembentukan jaringan ikat dan tulangMangaan juga berfungsi untuk mengatur pertumbuhan tubuh kita dan sistem reproduksi. (anonym.2006)
Mangan berfungsi dalam oksidari fosforilisasi. Mineral ini dapat menggantikan      magnesium sebagai kofaktor untuk untuk fosforilisasi tertentu (Ir. I Gst. Ayu Ari Agung, S.Ag, M.Kes. 2007)
 Dampak akibat kekurangan dan kelebihan mangan dalam tubuh manusia
 Akibat dari kekurangan mangan dalam tubuh  yaitu  penurunan berat badan, Iritasi kulit (kemerahan pada kulit yang bersifat sementara), Mual, Muntah, Perubahan warna rambut, Pertumbuhan rambut yang lambat. Akibat kelebihan mangan yaitu  Kerusakan saraf misalnya kebingungan, kehilangan pendengaran, tremors (gemetaran), pusing, lumpuh, tuli dan kebutaan bayi.
(www.medicastro.com)

sumber :
Anonim. 2010. Peran vital mineral bagi balita. (www.ayahbunda.com diakses 9 mei 2010)
Anonym. 2008. Kekurangan dan kelebihan mangan (www.medicastro.com diakses 11 Mei 2010)
Cosman, Felicia, MD. 2009. Osteoporosis. (http://books.google.co.id diakses 11 Mei 2010)
Hasanah. 2009. Mineral Mikro. (http://www.hasanah619’s.blogspot.com diakses 11 Mei 2010)
Mosyayedi, Kevin. 2009. Suplemen nutrisi untuk tuang dan sendi. (http://www.hollyzapfind.com diakses 9 mei 2010)

Wikipedia.2008. Mineral. (http://en.wikipedia.org/wiki/Mineral diakses 9 mei 2010)

0 komentar:

Post a Comment