Home » , » SURVAI KESEHATAN LINGKUNGAN DI DESA PAKULI

SURVAI KESEHATAN LINGKUNGAN DI DESA PAKULI

Oleh : Zulfiani..
editor : Rajman

A.      Latar Belakang
Semenjak ummat manusia menghuni planet bumi masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan telah sering terjadi. berbagai masalah kesehatan dan bahaya kematian yang disebabkan oleh faktor-faktor  lingkungan hidup yang ada di sekeliling mereka seperti benda mati, mahluk hidup, adat istiadat, kebiasaan, dan lain-lain. namun karena keterbatasan pengetahuan mereka pada saat itu, setiap kejadian yang luar biasa yang terjadi pada saat itu selalu diasosiasikan dengan hal-hal yang bersifat mistik. contoh, wabah penyakit sampar yang berjangkit di suatu tempat dianggap sebagai kutukan dan kemarahan dewa.
Masalah kesehatan semakin silih berganti, di inggris salah satunya. revolusi industri di inggris pada abad ke-19 menimbulkan masalah baru bagi masyarakat inggris berupa munvulnya daerah pemukiman kumuh, akumiulasi buangan dan kotoran manusia, serta perubahan sosial dan kesehatan yang terjadi. (Budiman Chandra,2007)
Perkembangan dan kegiatan pembangunan dalam rangka pertumbuhan ekonomi ikut mempengaruhi keseimbangan keadaan lingkungan. sebaliknya faktor-faktor lingkungan yang terus menerus terolah secara konsumtif terus-menerus tanpa adanya pengolahan kembali pada hakekatnya akan menimbulkan gangguan terhadap lingkungan pada akhirnya.
Hampir diseluruh negara berkembang khususnya Indonesia, masalah kesehatan selalu menjadi problematika yang sangat serius. berbagai masalah mulai dari mahalnya biaya pelayanan kesehatan, minimnya sarana kesehatan seperti penyediaan air bersih dan tempat pengolahan limbah, meningkatnya penularan penyakit baik yang berbasis hewan vektor maupun keracunan makanan, sampai dengan ledakan jumlah penduduk yang secara langsung akan berakibat memunculkan pemukiman kumuh yang menjadi sumber berbagai penyakit dan peningkatan produksi sampah.
Lingkungan pedesaan selalu identik dengan ketertinggalan multidimensi, mulai dari tingkat pendidikan yang rendah, ketertinggalan dalam bidang teknologi dan pembangunan, serta masalah kemiskinan yang berimplikasi pada rendahnya kualitas kesehatan masyarakat pedesaan.
Survei sanitasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan yang bersifat epidemiologi deskriptif yang bersifat prosfektif. Data primer yang didapat langsung di lapangan dengan menggunakan kuisioner memuat variable-variabel independen yang berhubungan dengan sanitasi yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit di masyarakat. sebagai contoh adalah survei sanitasi sarana fasilitas jamban penduduk yang diduga sebagai penyebab terjadinya penularan penyakit diare.

B.       Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas diperoleh rumusan masalah: Bagaimana keadaan sanitasi lingkungan yang ada di desa Pakuli kecamatan Gumbasa?
C.      Tujuan
Adapun tujuan yang akan dicapai pada survai ini adalah:
1.      Untuk mengetahui keadaan sanitasi lingkungan yang ada di desa pakuli kecamatan gumbasa.
2.      Memperoleh data yang berhubungan dengan sanitasi lingkungan di desa pakuli.
3.      Pemenuhan tugas dari dosen pengampuh mata kuliah Dasar kesehatan Lingkungan.
D.      Manfaat
1.      Memberikan informasi tentang keadaan kesehatan lingkungan di desa pakuli kepada masyarakat desa pakuli pada umumnya,dan  khususnya kepada pemerinah desa dan instansi kesehatan setempat.
2.      Hasil Survai ini dapat dijadikan rujukan untuk melakukan upaya-upaya penyehatan lingkungan di desa pakuli.

3.      Sebagai pembelajaran bagi mahasiswa dalam melakukan survai dan bersosialisasi terhadap masyarakat pedesaan.

Laporan lengkap silahkan didownload pada link ini.

1 komentar: