Home » , » MIKROBA BAG. II (Klasifikasi)

MIKROBA BAG. II (Klasifikasi)



C. KLASIFIKASI
Sistem Klasifikasi
a.  Klasifikasi Alami (Natural classification) – penataan organisme ke dalamkelompok-kelompok yang anggota-anggotanya mempnyai banyak kesamaan sifat dan mencerminkan sebanyak mungkin sifat biologis organisme.
b. Sistem (Phenetic systems) adalah mengelompokkan organisme didasarkan atas kesamaan secara keseluruhan:
·         Seringkali berupa suatu sistem alami yang didasarkan atas kesamaan karakter.
·         Tidak tergantung pada analisis filogenetik
·         Menggunakan “unweighted traits
·         Sistem terbaik jika membandingkan sebanyak mungkin sifat (attributes).
c. Taksomi Numerik (Numerical taxonomy):
·         Informasi sifat suatu organisme dikonversikan ke bentuk yang sesuai untuk analisis numerk dan dibandingkan menggunakan komputer
·         Ada atau tidaknya sekuran-kurangnya 50 (sebaiknya beberapa ratus) karakater dibandingkan; karakter tersebut di antaranya karakter morfologi, biokimiawi, dan fisiologi)
·         Koefisien asosiasi ditentukan di antara karakter-karakter yang dimiliki oleh dua organisme
ü Koefisien kesesuaian sederhana (Simple matching coefficient) – proporsi yang sesuai (match) baik untuk karakter yang ada maupun tidak ada.
ü Koefisien Jaccard (Jaccard coefficient) – mengabaikan karakter-karakter yang tidak ada pada kedua organism
ü Nilai-nilai tersebut diatur untuk membentuk matriks kesamaan (similarity matrix); organisme dengan kesamaan tinggi dikelompokkan bersama dalam fenon (phenons)
ü Perbedaan (significance) fenon tidak selalu jelas terlihat tetapi fenon dengan kesamaan 80% seringkali dianggap satu spesies (bakteri).
·         Menggunakan unweighted traits
·         Sistem terbaik jika membandingkan sebanyak mungkin karakter (attributes)


Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara :dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi (dari akar kata Yunani μυκες, "lendir", dan λογοσ, "pengetahuan", "lambing. http://id.wikipedia.org/wiki/Fungi
Ascomycota adalah filum/divisi dari fungi. Anggota filum ini tersebar di seluruh dunia. Ascomycota dapat bereproduksi secara seksual maupun aseksual. http://id.wikipedia.org/wiki/Ascomycota
Kerajaan:
Upakerajaan:
Filum:
Ascomycota
(Berk 1857) Caval.-Sm. 1998[1]
Subphyla/Classes

Divisi Basidiomycotina adalah takson dengan Kingdom Fungi yang termasuk spesies yang memproduksi spora dalam bentuk kubus yang disebut basidium. Secara esensial grup Ascomycota, mempunya 22,300 spesies. Basidiomycotina dibagi menjadi Homobasidimycotina (jamur yang sebenarnya); dan Heterobasidiomycetes. Basidimycotina dapat dibagi lagi menjadi 3 kelas, Hymenomycotina (Hymenomycetes), Ustilaginomycotina (Ustilaginomycetes), dan Teliomycotina (Urediniomycetes).Basidimycotina mempunyai bentuk uniseluler dan multiseluler dan dapat bereproduksi secara generatif dan vegetatif. Habitat mereka ada di terrestrial dan akuatik dan bisa dikarakteristikan dengan melihat basidia, mempunyai dikaryon http://id.wikipedia.org/wiki/Basidiomycota
Kerajaan:
Upakerajaan:
Filum:
Basidiomycota
R.T. Moore, 1980

D. MIKROBA YANG DAPAT MENGHASILKAN PRODUK FERMENTASI
Sifat yang terpenting dari bakteri asam laktat adalah kemampuannya untuk merombak senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga dihasilkan asam laktat. Sifat ini penting dalam pembuatan produk fermentasi, termasuk fermentasi ikan. Produk asam oleh bakteri asam laktat berjalan secara cepat, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan mikroba lain yang tidak diinginkan dapat terhambat. Bakteri pathogen seperti Salmonella dan Staphylococcus aureus yang
terdapat pada suatu bahan pangan akan dihambat pertumbuhannya jika di dalam bahan pangan tersebut terdapat kelompok bakteri lainnya yang tergolong bakteri asam laktat yaitu golongan Lactobacillaceae (Fardiaz, 1992). Pemberian bakteri asam laktat dapat menurunkan pH bahan pangan, Penurunan pH tersebut dapat memperlambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk (Buckle et al., 1987). Keadaan asam akibat penurunan pH akan menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk (Ilyas, 1983).
bakteri yang termasuk kelompok BAL adalah aerococcus, allococcus, carnobacterium, enterococcus, lactobacillus, lactococcus, leuconostoc, pediococcus, streptococcus, tetragenococcus, dan vagococcus (ali dan radu, 1998). http://resources.unpad.ac.id/unpad-content/uploads/publikasi_dosen/peranan%20bakteri%20asam%20laktat.pdf. 
Beberapa makanan hasil fermentasi dan mikroorganisme yang berperan:
No.
Nama produk atau makanan
Bahan baku
Bakteri yang berperan
1.
Yoghurt
susu
2.
Mentega
susu
3.
Terasi
ikan
4.
Asinan buah-buahan
buah-buahan
5.
Sosis
daging
6.
Kefin
susu

Kita semua pasti kenal ragi. Itulah salah satu jenis mikroorganisme penghasil etanol yang dikenal saat ini. Mikroorganisme jenis itu umumnya hanya sanggup memfermentasi karbohidrat (glukosa, fruktosa, atau sukrosa). Ia tidak mampu memanfaatkan jenis karbohidrat lain.

Karena keterbatasan kemampuan itu, peneliti pada National Renewable Energy Laboratory (NREL) di AS berusaha mencari mikroorganisme yang dapat memfermentasikan semua jenis karbohidrat. Dari sederet bakteri yang diteliti, Zymomonas mobilis menjadi kandidat paling ideal penghasil etanol; meski secara alami bakteri itu cuma mampu memfermentasikan glukosa, fruktosa, atau sukrosa.

Selama ini produksi etanol lewat proses fermentasi ragi alias khamir, umumnya tidak tahan etanol konsentrasi tinggi yang dia hasilkan. Sementara itu tanpa rekayasa genetika pun, Zymomonas mobilis punya beberapa kelebihan ketimbang mikroorganisme lain. Yaitu pengambilan gula (karbohidrat) tinggi dan produksi etanol terbanyak. http://afroh.blogspot.com/   Senin, 2009 Februari 02 BIOETHANOL

Acetobacter adalah sebuah genus bakteri penghasil asam asetat, ditandai dengan kemampuannya mengubah etanol (alkohol) menjadi asam asetat (asam cuka) dengan bantuan udara. Ada beberapa bakteri dari golongan lain yang mampu menghasilkan asam asetat dalam kondisi tertentu, namun semua anggota genus Acetobacter dikenal memiliki kemampuan ini.
Bakteri-bakteri Acetobacter dikenal penting secara komersial, antara lain karena
  • dapat digunakan dalam produksi cuka (dengan sengaja mengubah etanol pada anggurmenjadi asam asetat
  • namun dapat juga merusak anggur, dengan menghasilkan asam asetat atau etil asetat, yang merusak rasa anggur tersebut.
Pertumbuhan Acetobacter pada anggur dapat dicegah dengan sanitasi yang efektif, pemisahan udara dari anggur secara sempurna, maupun penggunaan secukupnya sulfur dioksida sebagai pengawet pada anggur.
Di laboratorium, Acetobacter dikenali dengan mudah dengan pertumbuhan koloninya di medium yang mengandung 7% etanol, dan ditambahi kalsium karbonat secukupnya untuk memburamkan medium sebagian. Ketika koloni tersebut membentuk asam asetat yang cukup, kalsium karbonat kemudian melarut sehingga terbentuk daerah bening yang jelas pada medium
Acetobacter Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Alpha Proteobacteria
Ordo:
Famili:
Genus:
Acetobacter
Beijerinck 1898
Lactobacillus adalah genus bakteri gram-positif [1], anaerobik fakultatif atau mikroaerofilik. Genus bakteri ini membentuk sebagian besar dari kelompok bakteri asam laktat, dinamakan demikian karena kebanyakan anggotanya dapat merubah laktosa dan gula lainnya menjadi asam laktat. Kebanyakan dari bakteri ini umum dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Dalam manusia, bakteri ini dapat ditemukan di dalam vagina dan sistem pencernaan, dimana mereka bersimbiosis dan merupakan sebagian kecil dari flora usus. Banyak spesies dari Lactobacillus memiliki kemampuan membusukkan materi tanaman yang sangat baik. Produksi asam laktatnya membuat lingkungannya bersifat asam dan mengganggu pertumbuhan beberapa bakteri merugikan. Beberapa anggota genus ini telah memiliki genom sendiri.
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Lactobacillus
Beijerinck 1901
Spesies
L. acetotolerans, L. acidifarinae, L. acidipiscis, L. acidophilus, L. agilis, L. algidus, L. limentarius, L. amylolyticus, L. amylophilus, L. amylotrophicus, L. amylovorus, L. animalis, L. antri, L. apodemi, L. aviarius, L. bifermentans, L. brevis, L. buchneri, L. camelliae, L. casei, L. catenaformis, L. ceti, L. coleohominis, L. collinoides, L. composti, L. concavus, L. coryniformis, L. crispatus, L. crustorum, L. curvatus, L. delbrueckii subsp. delbrueckii, L. delbrueckii subsp. bulgaricus, L. delbrueckii subsp. lactis, L. dextrinicus, L. diolivorans, L. equi, L. equigenerosi, L. farraginis, L. farciminis, L. fermentum, L. fornicalis, L. fructivorans, L. frument, L. fuchuensis, L. gallinarum, L. gasseri, L. gastricus, L. ghanensis, L. graminis, L. hammesii, L. hamsteri, L. harbinensis, L. hayakitensis, L. helveticus, L. hilgardii, L. homohiochii, L. iners, L. ingluviei, L. intestinalis, L. jensenii, L. johnsonii, L. kalixensis, L. kefiranofaciens, L. kefiri, L. kimchii, L. kitasatonis, L. kunkeei, L. leichmannii, L. lindneri, L. malefermentans, L. mali, L. manihotivorans, L. mindensis, L. mucosae, L. murinus, L. nagelii, L. namurensis, L. nantensis, L. oligofermentans, L. oris, L. panis, L. pantheris, L. parabrevis, L. parabuchneri, L. paracollinoides, L. parafarraginis, L. parakefiri, L. paralimentarius, L. paraplantarum, L. pentosus, L. perolens, L. plantarum, L. pontis, L. psittaci, L. rennini, L. reuteri, L. rhamnosus, L. rimae, L. rogosae, L. rossiae, L. ruminis, L. saerimneri, L. sakei, L. salivarius, L. sanfranciscensis, L. satsumensis, L. secaliphilus, L. sharpeae, L. siliginis, L. spicheri, L. suebicus, L. thailandensis, L. ultunensis, L. vaccinostercus, L. vaginalis, L. versmoldensis

Aspergillus niger penting pada produksi asam sitrat. Aspergillus flavus merupakan kapang yang menghasilkan aflatoksin yaitu toksin yang dapat mematikan manusia dan ternak tergantung tipenya. Jamur ini banyak mengkontaminasi kedelai dan kacang tanah. Aspergillus fumigatus digunakan untuk produksi enzim amilase yang dipakai pada berbagai industri termasuk industri makanan. Aspergillus oryzae yang digunakan dalam pembuatan kecap, sangatlah berperan pada perombakan protein kedelai sehingga meningkatkan protein terlarut pada kecap yang dihasilkan. Perombakan karbohidrat yang dilakukan oleh enzim amilase dari Aspergillus juga penting bagi pertumbuhan bakteri dan khamir ketika kedelai mengalami fermentasi dalam larutan garam. http://lecture.brawijaya.ac.id/nurhidayat/?paged=6 Aspergillus dan Makanan

Endomycopsis fibuligera adalah jenis ragi yang dapat memproduksi amilase yang mampu menghidrolisi pati menjadi glukosa. http://www.adln.lib.unair.ac.id/go.php?id=jiptunair-gdl-res-1999-hadi2c-322-encomycops&PHPSESSID=86813521b566df5169e868151971d8c9. pembuatan peta restriksi dna kromosom endomycopsis fibuligera itb.r.cc.64. hadi, sofyan)
Beberapa hasil fermentasi kapang
Jenis kapang
Warna spora
Pangan yang dirusak
Makanan yang difermentasi
Aspergillus
Hitam, hijau
Roti, screalia, kacang-kacangan
Kecap, tauco (A. Orryzac)
Penicillium
Biru-hijau
Buah-buahan, sitrus keju
Keju (P. roqueforti)
Rhizopus
Hitam diatas hifa berwarna putih
Roti, sayuran, buah-buahan
Tempe, oncom hitam (R. Oryzac, R. oligosporus)
Neurospora (monilia)
Orange-merah
nasi
Oncom merah
http://www.scribd.com/doc/2289256/KAPANG)



Bersambung.............................>
Mikroba Bagian I (Pengertian Mikroba)Mikroba Bagian II (Klasifikasi Mikroba)Mikroba Bagian III (Cara Mengisolasi Mikroba)
Download Seluruh File Mikroba Disini

0 komentar:

Post a Comment