Home » , » KALSIUM (Ca)

KALSIUM (Ca)

Download File Kalsium selengkapnyaDi Link ini

Latar Belakang

Kalsium (Ca) merupakan unsur kimia yang tergolong dalam unsur golongan 2 (IIA) atau logam alkali tanah. Kalsium memiliki energy ionisasi (I) sebesar 589.5 kJ/mol. Selain itu kalsium (Ca) Merupakan oksida basah dan mudah larut dalam air pada suhu kamar.
Kalsium merupakan salah satu unsur penting dalam makanan karena merupakan bahan pembentuk tulang. gigi dan jaringan lunak serta berperan dalam berbagai proses metabolisme dalam tubuh. Total kalsium yang ada di tubuh kira-kira 1-2 % berat tubuh orang dewasa, dimana 99 % nya tersimpan pada gigi dan tulang.
Menurut penelitian bahwa konsumsi kalsium orang Indonesia sangat rendah yaitu 260-300 miligram/hari, jumlah konsumsi kalsium ini sangat jauh jika dibandingkan dengan standar kalsium yang dikonsumsi menurut WHO (World Health Organization) yaitu 1000-1300 miligram/hari. Penelitian lain menyebutkan bahwa 9 dari 10 wanita kekurangan kalsium dan 7 dari 10 pria kekurangan kalsium.
Metabolisme Kalsium
Kalsium yang dimakan akan biasanya diserap oleh usus halus dan diangkut dalam darah berikatan dengan albumin (protein), sehingga kadar kalsium darah juga akan dipengaruhi oleh albumin. Kalsium disimpan dalam tulang dalam bentuk kristal berikatan dengan fosfor yang dinamakan Kalsium Fosfor.
Karena sangat penting fungsinya, kadar kalsium darah diatur oleh 3 mekanisme utama yaitu parathyroid hormone (PTH), vitamin D, dan calcitonin. PTH biasanya dihailkan oleh 4 kelenjar kecil parathyroid yang ada di lehersebagai respon rendahnya kadar kalsium. PTH bekerja dalam 3 cara: (1) Meningkatkan penyerapan kalsium melalui saluran cerna, (2) Menyebabkan lepasnya sedikit persediaan kalsium dari tulang (3) Mengakibatkan ginjal membuang Fosfor lebih banyak lagi, sehingga meningkatkan kadar kalsium dengan cepat.
Vitamin D bekerja sama dengan PTH pada tulang dan ginjal serta penyerapannya lewat saluran cerna. Vitamin D didapat tubuh dari makanan atau dihasilkan kulit yang terkena sinar matahari. Kekurangan vitamin D dari kedua sumber ini akan mengakibatkan ricketsia pada anak2 dan osteomalasia pada orang dewasa, sehingga menyebabkan kelainan bentuk tulang. Calcitonin, suatu hormon yang dilepaskan oleh kelenjar thyroid (gondok), parathyroid, dan kelenjar thymus, menurunkan kadar kalsium dalam darah dengan cara menyimpannya ke dalam tulang.
Penyerapan kalsium tergantung dari berbagai faktor termasuk usia, kebutuhan dan makanan yang dimakan bersamaan dengan kalsium. Secara umum kalsium yang berasal dari makanan lebih mudah diserap ketimbang yang berasal dari suplemen. Vitamin D sangat dibutuhkan dalam penyerapan kalsium sehingga susu dengan vitamin D merupakan sumber kalsium yang sangat mudah diserap. Vitamin C dan gula susu (laktosa) juga membantu penyerapan kalsium, sedangkan makan tinggi lemak, protein dan tinggi serat akan menurunkan penyerapannya.

0 komentar:

Post a Comment