Home » , » Kereakivan Derivat Asam Karboksilat

Kereakivan Derivat Asam Karboksilat


Kereaktifan derivat asam karboksilat
Mengapa asam karboksilat, ester dan amida lazim terdapat dalam alam, sedangakan halida asam dan anhidrida asam tidak? Mengapa derivat asam karboksilat berbeda dari aldehida dan keton? Pertanyaan-pertanyaan ini dapat dijawab dengan memperhatikan kereaktifan relatif derivate-derivat asam karboksilat dan bagaimana mereka bereaksi.
Derivat asam karboksilat mengandung gugus pergi yang terikat pada karbon asil, sedangkan aldehida dan keton tidak. Biasanya reagensia mengadisi pada gugus karbonil dari keton atau aldehida, tetapi mensubtitusi untuk gugus pergi tersebut dalam derivat asam.

Gambar 1

Gugus pergi yang baik merupakan suatu basa lemah. Oleh karena itu Cl- adalah gugus pergi yang paling baik, tetapi OH- dan OR- merupakan gugus pergi yang jelekKereaktifan senyawa karbonil terhadap subtitusi pada karbon karbonil dapat dianggap disebabkan langsung oleh kebasahan gugus perginya.
Klorida asam dan anhidrida asam, yang mempunyai gugus pergi yang baik, mudah diserang oleh air. Oleh karena itu, tidak diharapkan bahwa senyawa ini terdapat dalam sel tumbuhan atau hewan. Namun karena kereaktifannya yang tinggi, derivat asam ini sangat berharga dalam sintesis senyawa organik lain. Suatu asam karboksilat yang agak tak reaktif dapat diubah menjadi keton, ester atau suatu amida (lihat gambar 1).
Ester dan amida relatif stabil stabil air. Dalam laboratorium, senyawa ini memerlukan suatu asam atau basa dan biasanya dipanaskan agar bereaksi. Dalam air, enzim dapat mengambil alih peranan asam atau basa dan kalor.
Sumber buku Fessenden and Fessenden. Kimia Organik Jilid II

0 komentar:

Post a Comment